Pengusaha Kakap China Datang dan Investasi di IKN, Alasannya Tak Terduga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perusahaan penanaman modal asing (PMA) asal China, PT Star Bright International Investment, resmi memulai konstruksi proyek kawasan terpadu senilai Rp1,25 triliun di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Rabu, 15 Juli 2026. Proyek ini menjadi realisasi investasi pertama oleh perusahaan PMA asing di IKN dan ditargetkan rampung pada akhir 2026.
Berdiri di atas lahan seluas 15.501 meter persegi, proyek ini akan menghadirkan apartemen, restoran, area ritel, dan perkantoran dengan konsep pembangunan berkelanjutan. Kolaborasi dilakukan dengan Zhongda Jiancheng Engineering Management Group asal Sichuan, China, serta melibatkan kontraktor lokal dari Kalimantan Timur untuk memberdayakan pelaku usaha daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, yang menyatakan lokasi proyek sangat strategis. Selain itu, hadir pula PT Dian Jaya Indonesia dari Korea Selatan dan berbagai delegasi bisnis dari China, mencerminkan meningkatnya minat investasi internasional terhadap pembangunan IKN.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 21.50
Gedung MK di IKN Masuk Tahap Konstruksi
ANTARA News · 2 Agustus 2026 pukul 12.27
Progres pembangunan Gedung MK dan KY di IKN capai 12,41 persen
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 14.13
Tak Sekedar Warga Pindah, AHY Ingin Kawasan Transmigrasi Jadi Tujuan Investasi
Berita terkait
Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 11.15
Eks Menteri Jokowi Datang dan Lihat Langsung IKN, Responsnya Tak Terduga
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 10.15
Rincian Proyek IKN Pakai Dana APBN Rp 48,8 Triliun
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 05.55
Otorita IKN Dapat Anggaran Rp 6,7 T pada 2027, Ini Target Pembangunannya
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 17.36