Pengusaha Ungkap Tantangan Pemerintah Geber PLTS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah melalui Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan PLTS sebesar 100 GWp untuk kemandirian energi nasional. Himpunan Kawasan Industri (HKI) mendukung langkah ini, namun menekankan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada kapasitas terpasang, tetapi juga kesiapan jaringan transmisi, sistem penyimpanan energi (BESS), dan sisi permintaan agar tidak terjadi bottleneck.
Kawasan industri dinilai strategis sebagai penyerap energi bersih karena kebutuhan listrik yang besar dan terkonsentrasi. Hal ini krusial bagi daya saing investasi global yang menuntut energi andal, kompetitif, dan terverifikasi bersih. Untuk mendukung target tersebut, PLN merencanakan pembangunan transmisi sepanjang 47.758 km sirkuit dan penyimpanan energi 10,3 GW dalam RUPTL 2025-2034 guna menyelaraskan pasokan dengan pertumbuhan industri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 15.30
PLTS Atap 416 kWp Terpasang di RS Mardi Rahayu, Operasional 24 Jam
Berita terkait
RI Kejar PLTS 100 GW, Investasinya Rp 1.120 Triliun
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.13
Tarif Listrik Tetap Stabil di Tengah Gejolak Hormuz, Airlangga Ungkap Andalan Energi RI
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 16.47
Kuliah Umum di Sesko AU, Wamendagri Bima Arya Soroti Ketahanan Energi
kumparan · 30 September 2026 pukul 13.26
Wamendagri Tekankan Ketahanan Energi Menuju Negara Maju di Sesko AU
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 13.06