RI Kejar PLTS 100 GW, Investasinya Rp 1.120 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia menargetkan pembangunan PLTS berkapasitas 100 GWp dalam tiga tahun dengan investasi Rp1,120 triliun (US$73 miliar). Program ini diumumkan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan ditekankan oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah memperkuat ketahanan energi nasional. PLTS 100 GWp diproyeksikan menciptakan 5,52 juta lapangan kerja serta menurunkan emisi CO2 sebesar 120 juta ton per tahun. Beberapa proyek awal meliputi PLTS Terapung Gajah Mungkur (134,2 MWp), PLTS Terapung Saguling (92 MWp), PLTS Pasuruan (132 MWp), dan PLTS Banyuwangi (132 MWp). Pengembangan dilakukan oleh PLN Indonesia Power dengan memperhatikan kebutuhan sistem ketenagalistrikan dan potensi energi surya di berbagai wilayah. Tujuannya mengurangi ketergantungan pada impor BBM serta mempercepat pemanfaatan energi terbarukan dalam negeri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 19.15
Proyek PLTS 100 GW Butuh Rp 1.130 Triliun, Danantara Turun Tangan
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 16.45
PLTS Pulau Sembur Siap Dukung Program PLTS 100 GWp
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 22.01
Presiden Prabowo Target PLTS 100 GWp Selesai Tiga Tahun, Investasi Rp1.140 T
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 20.26
Investasi Tahap Awal PLTS 100 GWp Capai Rp135 Triliun
Berita terkait
Mega Proyek PLTS 100 GW Butuh Rp 1.140 T, Kurangi Emisi 140 Juta Ton CO2
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 15.37
Airlangga Ajak Jerman Bangun PLTS 100 GW: Kami Butuh Teknologi dan Modal
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 11.52
Tarif Listrik Tetap Stabil di Tengah Gejolak Hormuz, Airlangga Ungkap Andalan Energi RI
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 16.47
Pertamina NRE: PLTS Pulau Sembur Dukung Program PLTS 100 GWp
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 18.18