Penjualan Kendaraan Listrik Melesat, VKTR Kantongi Pendapatan Rp 648 M
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp 648 miliar, tumbuh 56% year on year (yoy), didorong oleh bisnis kendaraan listrik komersial. Laba usaha mencapai Rp 15 miliar (naik 1.782% yoy) dan laba bersih Rp 10 miliar (naik 25% yoy). Aset total perusahaan pada akhir Juni 2026 mencapai Rp 1,8 triliun, dengan liabilitas Rp 561 miliar dan ekuitas Rp 1,2 triliun.
Direksi VKTR, A. Ardiansyah Bakrie, menyatakan pertumbuhan ini mencerminkan kesempatan besar di pasar kendaraan listrik komersial, yang mulai diterapkan di sektor transportasi publik, logistik, perkebunan, industri, dan pertambangan. Untuk memanfaatkan tren ini, VKTR mengembangkan model Electric Mobility-as-a-Service (e-MaaS) yang mengubah biaya dari belanja modal (CAPEX) menjadi belanja operasional (OPEX), memberikan fleksibilitas keuangan dan mengurangi risiko pendanaan bagi konsumen.
Model e-MaaS juga memungkinkan pembaruan armada secara berkala sesuai inovasi teknologi baterai, tanpa beban penggantian aset yang tinggi. VKTR berkomitmen memperluas portofolio kendaraan listrik komersial dan solusi pendukungnya untuk mempercepat adopsi di berbagai sektor industri di Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 12.55
Semester I-2026, Laba Emiten Bakrie (VKTR) Naik 25%! Ini Penopangnya
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 09.20
Emiten Bus Listrik Bakrie (VKTR) Rights Issue, Cari Duit Rp3 Triliun
Berita terkait
VKTR Incar Dana Rp 3 T dari Rights Issue
Detik.com · 30 September 2026 pukul 09.35
Avanza Jadi Raja Jalanan di Yogya dan Jateng, Ini Buktinya
CNBC Indonesia · 26 September 2026 pukul 19.45
VKTR Pamer Bus Listrik Tambang, Bisa Tempuh 350 Km Sekali Cas
Detik.com · 11 September 2026 pukul 17.24
Industri Tambang Indonesia Mulai Melirik Elektrifikasi Kendaraan Berat
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 22.19