Industri Tambang Indonesia Mulai Melirik Elektrifikasi Kendaraan Berat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri pertambangan Indonesia mulai bertransformasi menuju operasional yang lebih efisien dan berkelanjutan melalui elektrifikasi kendaraan berat. Hal ini terlihat dalam ajang Mining Indonesia 2026, di mana PT Naraya Dipta Buana dan SAIC Hongyan memperkenalkan berbagai kendaraan komersial berat untuk sektor batu bara, nikel, dan mineral guna mengurangi emisi dan meningkatkan produktivitas.
Beberapa produk yang dipamerkan meliputi Dump Truck 6x4 (390 HP, GVW 50 ton), Dump Truck 8x4 (430 HP, GVW 75 ton), serta EV Tractor Head 6x4 dengan baterai 300–600 kWh dan GCW 49–90 ton. Selain penyediaan unit, tersedia pula layanan purna jual dan suku cadang untuk mendukung rantai pasok logistik dan konstruksi di kawasan industri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 18.48
GM Group Pamerkan Truk Listrik dan Alat Berat EV di Mining Indonesia 2026
JawaPos · 9 September 2026 pukul 16.30
ExxonMobil Bawa Solusi Tekan Downtime Alat Berat di Mining Indonesia 2026
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 15.20
B-LOG Mulai Intip Kendaraan Listrik, tapi Belum Siap Elektrifikasi Ribuan Armada
Berita terkait
Video: Elektrifikasi Pertambangan, Double Cabin Listrik Masuk Tambang
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 10.35
Subsidi BBM Dipangkas Bertahap, Warga Bakal Dipaksa Beralih ke Kendaraan Listrik?
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 14.00
Soal Rencana Kendaraan Listrik Nasional, INDEF Beri Peringatan
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 14.58
Video: Dukung B50 Prabowo - Elektrifikasi, Alat Berat Tambang Siap?
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 16.00