Penjualan Motor Listrik Merosot Tajam, Pengusaha Ungkap Biang Keroknya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penjualan sepeda motor listrik di Indonesia merosot drastis dari 77.000 unit pada 2024 dan 70.000 unit pada 2025 hingga hanya 18.900 unit pada Agustus 2026. Penurunan ini disebabkan oleh ketidakpastian kebijakan subsidi yang sebelumnya mendukung pembelian motor listrik. Pemerintah awalnya rencana memberikan subsidi senilai Rp 3 juta pada 2026, namun sampai September 2026 tidak ada kepastian kebijakan tersebut. Selain itu, hambatan lain seperti ketersediaan infrastruktur pengisian daya, bengkel perbaikan, dan sistem pembiayaan juga menjadi pennyebab penjualan yang menurun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 18.25
Bos Motor Listrik Curhat Penjualan Ambrol, Tunjuk Biang Keroknya
Berita terkait
Pemerintah Bentuk Tim DIM RUU Migas Setelah Surpres Terbit
JawaPos · 21 September 2026 pukul 17.31
Menteri Maman Sebut Kewajiban Sertifikasi Halal Perlu Lihat Dulu Kondisi UMKM
kumparan · 19 September 2026 pukul 19.09
'Saking Pintarnya Jadi Goblok', Prabowo Sentil Pakar yang Kritik Pemerintah
Warta Ekonomi · 19 September 2026 pukul 08.37
Zulhas Beberkan Bukti Prabowo Berpihak ke Rakyat Kecil
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 21.25