Jakarta · Selasa, 6 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Penyaluran Kredit Perbankan Tumbuh Double Digit, per Agustus 2026 capai Rp 9.178 Triliun

Total penyaluran kredit perbankan di Indonesia per Agustus 2026 mencapai Rp 9.178 triliun, tumbuh 13,65 persen secara tahunan (yoy). Pertumbuhan ini didorong oleh sektor-sektor strategis seperti industri pengolahan (16,66 persen), perdagangan besar dan eceran (14,73 persen), pertanian (6,79 persen), konstruksi (6,70 persen), dan pertambangan (5,21 persen). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan kredit bulanan juga kuat di sektor-sektor tersebut.

Sekretaris Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyatakan bahwa pertumbuhan kredit dari sektor-sektor strategis diharapkan terus mendorong penyaluran kredit dan mendukung target akhir tahun. Ia menekankan bahwa pertumbuhan kredit perbankan melebihi pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK), yang tumbuh 10,94 persen (yoy) menjadi Rp 10.413 triliun.

Akibatnya, Loan to Deposit Ratio (LDR) perbankan mencapai 88,14 persen, meningkat baik secara bulanan maupun tahunan. Meski demikian, Dian menegaskan bahwa LDR perlu dilihat secara proporsional sebagai bagian dari fungsi intermediasi perbankan. Ia juga menyampaikan bahwa alat likuid perbankan cenderung melandai, terutama pada bank dengan pertumbuhan kredit tinggi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait