Penyebab Penempatan Manajer Kopdes Tak Sesuai Domisili
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penempatan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menimbulkan kritik di media sosial karena sebagian tidak sesuai dengan domisili asal mereka. Pemerintah menjelaskan bahwa penempatan dilakukan menggunakan Hungarian Bipartite Matchmaking Method, yang mempertimbangkan empat faktor: kedekatan domisili, kesiapan bangunan KDKMP, ketersediaan kuota, dan keseimbangan kebutuhan antar wilayah. Meskipun sistem memprioritaskan kedekatan dengan domisili, realitas lapangan menunjukkan bahwa sejumlah titik KDKMP belum siap, sudah terisi, atau tidak tersedia, sehingga sebagian manajer harus ditempatkan di wilayah lain yang masih membutuhkan. Berdasarkan data dari Simkopdes, dari total 28.620 manajer yang ditempatkan, sebagian besar tetap berada dekat dengan wilayah asal mereka. Secara spesifik, 55,69% berada dalam jarak maksimal 10 km, 71,91% dalam jarak maksimal 50 km, 65,14% tetap di kabupaten/kota asal, 88,28% tetap di provinsi asal, dan hanya 11,27% yang ditempatkan di luar provinsi. Median jarak penempatan keseluruhan hanya 6,53 km. Pemerintah menegaskan bahwa penempatan yang jauh bukanlah bentuk hukuman atau penilaian negatif terhadap kualitas atau kemampuan manajer, melainkan karena keterbatasan infrastruktur KDKMP di wilayah tertentu. Pemerintah juga menekankan bahwa setiap penempatan manajer, tidak peduli lokasinya, memiliki peran yang sama pentingnya untuk memastikan KDKMP dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Proses penempatan dilakukan secara bertahap: pertama pada bangunan yang sudah selesai 100%, kemudian pada titik yang siap operasional di wilayah asal, dan terakhir berdasarkan progres pembangunan tertinggi di wilayah lain.
Bagikan
Berita terkait
BEI Ubah Aturan Papan Pemantauan Khusus, 92 Saham Keluar dari Pantauan
kumparan · 28 September 2026 pukul 10.00
Harga Minyak Dunia Melesat 1,27% usai Trump Tolak Proposal Damai Iran
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 09.56
Ada Investor Asing yang Jual 4,05 Juta Saham CPIN di Harga Rp3.132
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 09.55
Dolar AS Makin Dekat ke Rp 18.000!
Detik.com · 28 September 2026 pukul 09.52