Jakarta · Senin, 28 September 2026Cari
WargaKonoha

Harga Minyak Dunia Melesat 1,27% usai Trump Tolak Proposal Damai Iran

Harga minyak dunia naik 1,27% setelah Presiden AS Donald Trump menolak proposal perdamaian Iran untuk mengakhiri konflik dan membuka kembali Selat Hormuz. Harga minyak Brent naik US$1,32 menjadi US$105,64 per barel, sementara WTI naik 70 sen menjadi US$93,11 per barel. Proposal perdamaian Iran disampaikan melalui mediator Qatar, namun ditolak oleh Trump pada Sabtu (26/9). Meskipun demikian, negosiasi AS dengan Iran diperkirakan akan dilanjutkan pada pekan ini.

Risiko geopolitik di Timur Tengah tetap tinggi akibat serangan Houthi dan Iran terhadap Arab Saudi. Pada Sabtu, koalisi Arab Saudi berhasil mencegat dua rudal balistik dan dua drone Houthi. Analis ANZ menyatakan bahwa pasokan regional tetap rentan, sementara harga solar AS mencapai rekor, meningkatkan risiko inflasi dan kemungkinan pembatasan ekspor.

Ekspor minyak dari produsen Timur Tengah kembali meningkat pada September, mencapai 12,8 juta barel per hari, tertinggi sejak perang dimulai pada Februari. Aliran minyak melalui Selat Hormuz juga pulih, diperkirakan mencapai 7,4 juta bph. Arab Saudi dan UAE meningkatkan ekspor, dengan Arab Saudi mengalihkan rute dari pelabuhan Yanbu ke Ras Tanura setelah serangan merusak jaringan pipa.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait