Perdagangan Global Terus Naik di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3617285/original/012275200_1635503742-20211029-Neraca-perdagangan-RI-alamai-surplus-ANGGA-3.jpg)
Perdagangan barang global terus menguat pada pertengahan 2026 meski ketegangan geopolitik dan ketidakpastian kebijakan perdagangan berlanjut. Barometer WTO naik ke 102 pada Juli 2026 dari 101,7 pada Juni, menunjukkan volume perdagangan di atas tren. Permintaan kuat terhadap komponen elektronik dan input AI mendukung pertumbuhan, mengimbangi dampak konflik Timur Tengah. Indeks elektronik mencapai 104,9, pesanan ekspor naik ke 103,5, angkutan udara 102,8, bahan baku pertanian 102,6, dan otomotif 101,5. Hanya pengiriman peti kemas turun ke 99,6. WTO memproyeksikan pertumbuhan perdagangan global 1,9% pada 2026 dalam skenario dasar dan 1,4% dalam skenario harga energi tinggi. Investasi AI diperkirakan dapat menambah 0,5% pertumbuhan perdagangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 20.00
Produk Lokal Sukses Kuasai Ritel Modern RI, Pemerintah Pakai Jurus Ini
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 17.50
Mendag Wanti-Wanti UMKM Lokal, RI Diserbu Produk Asing Bermodal Besar
Berita terkait
Meta dan Kemendag Latih 200 UMKM Manfaatkan AI untuk Tembus Pasar Ekspor
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 14.30
Ada Apa Singapura? Pertumbuhan Ekonomi Kini Berbentuk "K"
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 17.30
Ekonomi China Gemetar! Laba Industri Ambruk, Terburuk Tahun Ini
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 21.40
Besi-Baja Impor Makin Serbu RI, Bos Pengusaha Singgung Aturan WTO
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 11.25