Peringkat Utang Dipangkas, Adhi Karya (ADHI) Terancam Gagal Bayar?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memangkas peringkat utang PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) dari idBB ke idB, dengan status CreditWatch Implikasi Negatif. Ini adalah kali ketiga dalam lima bulan terakhir peringkat ADHI turun, setelah sebelumnya dari idA-/Negative pada Juni 2026, ke idBB/CreditWatch Negative pada Juli 2026, hingga mencapai idB pada 18 Agustus 2026. Penurunan ini terjadi setelah para pemegang obligasi menolak permohonan ADHI untuk menunda pembayaran kupon pada Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) Berkelanjutan III Seri B dan C.
Adhi Karya juga menghadapi tekanan likuiditas yang signifikan. Jadwal pembayaran kupon terdekat jatuh pada 24 Agustus 2026, hanya beberapa hari setelah penurunan peringkat. Pefindo memperingatkan bahwa kegagalan membayar kupon pada tanggal tersebut dapat dianggap sebagai gagal bayar aktual dan berpotensi memicu penurunan peringkat lebih lanjut.
Menurut Pefindo, risiko yang membebani ADHI meliputi likuiditas tinggi, fleksibilitas keuangan lemah, tingkat utang tinggi, risiko eksekusi proyek, dan volatilitas sektor konstruksi. Pefindo menyatakan akan meninjau kembali peringkat ADHI jika perusahaan dapat menunjukkan kemampuan dan rencana resolusi yang berkelanjutan terhadap kewajiban keuangan yang akan jatuh tempo.
Bagikan
Berita terkait
PT Pos Gagal Bayar Bunga Obligasi, Fitch Pangkas Peringkat Utang Jadi C
Detik.com · 16 September 2026 pukul 18.11
Pemegang Obligasi Tolak Semua Usulan Restrukturisasi Adhi Karya (ADHI)
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 18.50
Adhi Karya Kejar Restrukturisasi Utang Selesai pada Semester II
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 19.43
Tunggu Pemegang Saham, Merger Adhi Karya dan PT PP Target Rampung Akhir 2026
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 17.32