Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Permusuhan Korea Bakal Panjang, Anak Kim Jong-un Disebut Akan Meneruskan Kepemimpinan

Badan Intelijen Nasional Korea Selatan (NIS) menyampaikan dalam pengarahan tertutup kepada Komite Intelijen Majelis Nasional bahwa Kim Ju-ae, putri Kim Jong-un, telah ditetapkan sebagai calon penerus kepemimpinan Korea Utara. Penilaian ini disampaikan pada Rabu, 2 September 2026, dan memperkuat dugaan bahwa Ju-ae sedang dipersiapkan untuk mengambil peran penting dalam kepemimpinan negara tersebut di masa mendatang.

Kim Ju-ae, yang diperkirakan berusia 13 tahun, pertama kali muncul di hadapan publik pada November 2022 saat mendampingi ayahnya dalam uji coba rudal balistik antarbenua Hwasong-17. Sejak sa itu, ia semakin sering ditampilkan dalam pemberitaan media pemerintah Korea Utara, terlihat mendampingi Kim Jong-un dalam berbagai agenda mulai dari kegiatan militer hingga acara penting di Pyongyang. Kehadirannya dalam kegiatan seperti inspeksi militer, latihan penembakan senapan perunduk, dan kunjungan resmi ke Beijing menunjukkan upaya pengenalan publik terhadap putri Kim Jong-un melalui aktivitas dengan nilai politik, militer, dan diplomasi.

Media negara Korea Utara juga memberikan julukan kepada Ju-ae seperti "Bintang Baru Joseon" dan "Pemberi Petunjuk Agung", yang mencerminkan penguatan posisinya secara simbolis. Namun, otoritas Korea Utara belum pernah mengonfirmasi secara resmi nama maupun usia Ju-ae. Suksesi kepemimpinan Korea Utara selama ini didasarkan pada garis keturunan Kim yang dianggap sah sebagai keturunan Kim Il-sung dan Kim Jong-il. Peluang Ju-ae menjadi pemimpin tertinggi diperkirakan akan jelas ketika Kongres Partai Pekerja ke-10 digelar pada 2031, ketika ia diperkirakan berusia 18 tahun. Meskipun ada peluang baginya menjadi pemimpin perempuan pertama di Korea Utara, budaya patriarki dan faktor usia masih dianggap sebagai potensi penghalang.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait