Persaingan Pilpres Sudah Terasa di Istana, 'Kalau Prabowo Tak Bisa Ikutin Polanya Gibran, Bisa 'Lewat' Dia'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat politik Hendri Satriyo menilai dinamika relasi antara Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming sedang berkembang pesat. Blusukan intensif Gibran ke masyarakat dianggap sebagai upaya akumulasi modal sosial untuk elektabilitas 2029, meskipun ada risiko kemajon. Prabowo sebagai incumbent memiliki keunggulan, sementara Gibran sedang menanam fondasi politik jangka panjang dengan gaya blusukan mirip Jokowi. Polemik ijazah masih menjadi pertanyaan, dan Pilpres 2029 terasa lebih cepat datangnya akibat manuver politik yang terlihat. Hendri menyatakan jika Prabowo tidak bisa mengikuti polanya Gibran, maka bisa 'lewat'inya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.12
PDIP Buka Suara soal Peluang Koalisi dengan Gerindra di Pilpres 2029
Berita terkait
Bukan Pramono atau Megawati, Lawan Terberat Prabowo Adalah Gibran bin Jokowi
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 12.50
Soal 2029 Bukan Gibran, Tapi Prabowo Bisa Lanjut?
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 15.30
Keakraban dengan Jokowi Belum Jadi Sinyal Prabowo-Gibran Berlanjut di Pilpres 2029
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 16.01
Pasangan Prabowo di 2029 Harus Waspada dengan 11 Tokoh Ini
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 20.20