PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) telah mendukung pengembangan biomethane di Sumatera Selatan melalui kolaborasi dengan Toyota Tsusho Indonesia (TTI) dan PT KIS Biofuels Indonesia (KIS). Proyek ini melibatkan pembangunan fasilitas biomethane yang memanfaatkan limbah organik kelapa sawit (POME) untuk menghasilkan sekitar 150.000 MMBTU per tahun. PGN bertindak sebagai offtaker dan transporter, menggunakan jaringan pipanya untuk menyalurkan biomethane ke industri seperti Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Inisiatif ini merupakan proyek pertama di Indonesia yang menggabungkan produksi biomethane dengan infrastruktur gas yang sudah ada, memungkinkan transisi energi yang lebih efisien dengan modifikasi minimal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 11.29
Jaga Pasokan Energi, PGN Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas
kumparan · 6 Oktober 2026 pukul 11.24
Dorong Dekarbonisasi, PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas
Liputan6.com · 5 Oktober 2026 pukul 17.08
Menuju Net Zero Emission 2060, Telkom Pacu Dekarbonisasi dan Pemanfaatan Energi Bersih
Berita terkait
PLN EPI Uji Coba Co-Firing Amonia di PLTU Labuan pada 2027
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 17.00
Inovasi Transisi Energi Bawa PGN Raih Platinum Award InTechSEA 2026
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 18.02
Eddy Soeparno Dorong Transisi Energi Jadi Strategi Pertumbuhan Ekonomi RI
Detik.com · 27 September 2026 pukul 21.03
Menuju NZE, The Telkom Hub Dorong 66 Lokasi PoP Beralih ke Energi Terbarukan
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 21.43