PGN Kembangkan Biomethane dari Limbah Kelapa Sawit di Sumatera Selatan
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mengembangkan biomethane dari limbah pabrik kelapa sawit di Sumatera Selatan melalui kolaborasi dengan Toyota Tsusho Indonesia (TTI) dan PT KIS Biofuels Indonesia (KIS). Proyek ini bertujuan memproduksi sekitar 150.000 MMBTU biomethane per tahun dari limbah organik kelapa sawit (POME). PGN bertindak sebagai pembeli utama dan transporter, menggunakan jaringan pipa yang sudah ada untuk menyalurkan biomethane ke industri seperti Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).
Inisiatif ini merupakan proyek pertama di Indonesia yang menggabungkan produksi biomethane dengan infrastruktur gas yang sudah ada, memungkinkan transisi energi yang lebih efisien dengan modifikasi minimal. Proyek ini mendukung target NDC dan Net Zero Emission 2060 dengan menyerap metana limbah POME serta mengurangi emisi gas rumah kaca.
Beberapa sumber menyebutkan peresmian fasilitas pada 5 Oktober 2026, sementara yang lain tidak menyebutkan tanggal spesifik. Kolaborasi ini didasarkan pada MoU yang ditandatangani pada 2022 antara PGN dan TTI, dan direplikasi sebagai model hijau di daerah lain.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas
6 Oktober 2026 pukul 11.07 · Baca aslinya ↗
kumparan
Dorong Dekarbonisasi, PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas
6 Oktober 2026 pukul 11.24 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Jaga Pasokan Energi, PGN Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas
6 Oktober 2026 pukul 11.29 · Baca aslinya ↗