Jaga Pasokan Energi, PGN Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mengembangkan biomethane dari limbah pabrik kelapa sawit di Sumatra Selatan melalui kolaborasi dengan Toyota Tsusho Indonesia (TTI) dan PT KIS Biofuels Indonesia (KIS). Proyek ini, yang ditandai dengan peresmian fasilitas pada 5 Oktober 2026, bertujuan memproduksi sekitar 150.000 MMBTU biomethane per tahun dari limbah organik kelapa sawit. PGN berperan sebagai pembeli utama dan transporter, menggunakan jaringan pipa yang sudah ada untuk menyalurkan biomethane ke industri seperti Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Inisiatif ini merupakan bagian dari MoU yang ditandatangani pada 2022 dan mendukung upaya swasembada energi serta dekarbonisasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 11.07
PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas
kumparan · 6 Oktober 2026 pukul 11.24
Dorong Dekarbonisasi, PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas
Liputan6.com · 5 Oktober 2026 pukul 17.08
Menuju Net Zero Emission 2060, Telkom Pacu Dekarbonisasi dan Pemanfaatan Energi Bersih
Berita terkait
PLN EPI Uji Coba Co-Firing Amonia di PLTU Labuan pada 2027
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 17.00
Inovasi Transisi Energi Bawa PGN Raih Platinum Award InTechSEA 2026
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 18.02
Eddy Soeparno Dorong Transisi Energi Jadi Strategi Pertumbuhan Ekonomi RI
Detik.com · 27 September 2026 pukul 21.03
Menuju NZE, The Telkom Hub Dorong 66 Lokasi PoP Beralih ke Energi Terbarukan
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 21.43