PHR Siapkan Pionir Penggalian Sumber Migas Baru Lewat KBH MNK Rokan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) melalui PT PHE Rokan Nonkonvensional menandatangani Kontrak Bagi Hasil (KBH) MNK Rokan untuk mengembangkan migas non-konvensional di Zona Rokan. Proyek ini menjadi pionir pengembangan MNK di Indonesia dengan potensi sumber daya 724 juta barel setara minyak (MMBOE) di struktur North Aman. Pengembangan MNK bertujuan menjaga keberlanjutan produksi migas konvensional yang semakin matang serta membuka sumber daya baru untuk ketahanan energi nasional. Rokan dipilih sebagai pionir karena ekosistem operasional yang sudah ada, termasuk infrastruktur produksi dan rantai pasok. Keberhasilan Gulamo DET-1 (2023) dan Kelok DET-1 (2024) memperkuat keyakinan potensi MNK di struktur North Aman. Keputusan Menteri ESDM Nomor 246/K/MG.04/MEM.M/2026 memberikan kepastian regulasi dan insentif fiskal untuk mempercepat komersialisasi. Jika berhasil, model Rokan dapat direplikasi ke wilayah lain seperti South Aman, Rangau, dan Balam.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 15.51
MNK Rokan: Tonggak Baru Pengembangan MNK Indonesia Oleh Pertamina
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 10.48
Pertamina Perkuat Ketahanan Energi melalui Integrasi Infrastruktur LNG
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 10.46
MNK Rokan: Tonggak Baru Pionir Pengembangan MNK Indonesia Oleh Pertamina
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 08.31
Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Lewat Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG
Berita terkait
Integrasi Ekosistem LNG, Strategi Pertamina Perkuat Ketahanan Energi
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 10.58
Pertamina Perkuat Ketahanan Energi melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 06.15
Jurus Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Lewat Portofolio LNG
Detik.com · 15 September 2026 pukul 21.58
Pertamina Perkuat Ketahanan Energi melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG
JawaPos · 15 September 2026 pukul 21.01