PLN IP Garap PLTS Terintegrasi Baterai dan Pusat MRO untuk Pasar Asia Pasifik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT PLN Indonesia Power (PLN IP) Group mengumumkan tiga kolaborasi strategis untuk memperkuat bisnis energi, yang diluncurkan dalam acara Electricity Connect 2026 di Tangerang. Kolaborasi pertama dengan PT ACE Energy Service (ACEES) mengembangkan proyek dedieselisasi di 10 lokasi terisolasi di Sulawesi Tengah dengan kapasitas PLTS 60 MWp dan BESS 200 MWh, dengan investasi Rp 3,3 triliun dan didanai konsorsium perbankan Korea dan Indonesia. Proyek ini bertujuan meningkatkan TKDN melalui penggunaan panel surya lokal dari Trina Mas Agra Indonesia serta menurunkan BPP hingga Rp 1.000 per kWh.
Direktur Utama PLN IP Bernadus Sudarmanta menekankan bahwa transisi energi harus menciptakan nilai tambah, termasuk efisiensi, penguatan industri dalam negeri, dan meningkatkan kompetitivitas nasional. Integrasi PLTS dan BESS diharapkan mengurangi ketergantungan bahan bakar diesel di wilayah terpencil.
PLN IP Services juga menjalin kerja sama dengan PT ABB Sakti Industri untuk layanan MRO generator, motor, dan VSD/inverter, serta dengan PT Barata Indonesia dan Technofit Sdn Bhd untuk Pusat MRO Turbin dan Rotating Equipment di Plant PKT Cilegon. Kolaborasi ini mencakup pemeliharaan aset, pengembangan produk kelistrikan, alih teknologi, dan peningkatan TKDN.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 10.25
PLN Indonesia Power Injak Gas Transisi Energi Lewat PLTS-BESS dan MRO
Berita terkait
PLN IP Kembangkan Aset Karbon dari Pengurangan Emisi PLTP Gunung Salak
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 03.40
PLN IP Gandeng South Pole Swiss Kembangkan Aset Karbon dari PLTP Gunung Salak
kumparan · 9 September 2026 pukul 04.00
Menuju NZE, The Telkom Hub Dorong 66 Lokasi PoP Beralih ke Energi Terbarukan
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 21.43
Laba Bersih Astra Agro Lestari Rp 1,09 T pada Semester I 2026, Meroket 56,6%
kumparan · 23 September 2026 pukul 21.21