PMI Manufaktur RI Melambat, Industri Bisa Bidik Pasar Eropa Lewat IEU-CEPA
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PMI manufaktur Indonesia melambat menjadi 49,8 pada Agustus 2026 dari 50,2 pada Juli 2026, kembali masuk zona kontraksi. Namun, Kementerian Perindustrian menilai industri masih stabil dengan indikator positif seperti peningkatan tipis permintaan baru dan kepercayaan bisnis pada level tertinggi tujuh bulan. Kemungkinan pemulihan cepat diproyeksikan dengan akses pasar Uni Eropa melalui IEU-CEPA yang telah ditandatangani. Produk manufaktur seperti tekstil, elektronik, dan kayu berpotensi memperoleh preferensi tarif dan standar kualitas di Eropa. Pemerintah juga memfasilitasi sertifikasi ESG dan menjaga keseimbangan impor dengan kebijakan pertek untuk melindungi pasar domestik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 13.20
PMI Manufaktur Indonesia Agustus 2026 Turun, Kemenperin Tetap Optimistis
Berita terkait
IEU-CEPA Diharapkan Buka Keran Investasi Eropa ke Indonesia Lebih Banyak
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 21.10
Airlangga Targetkan Dokumen IEU CEPA Ditandatangani Oktober 2026
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 18.35
PMI Manufaktur Melambat, Kemenperin Buka Suara
Detik.com · 1 September 2026 pukul 17.03
Rupiah Tertekan ke Rp17.744/USD, Pasar Waspadai Konflik AS-Iran dan The Fed
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 17.03