PNS Kesulitan Gaji, Mahfud MD Kritik Purbaya Gagal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan Menteri Koordinator Mahfud MD mengkritik pernyataan mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa terkait 490 daerah yang diduga kesulitan membayar gaji akibat keterbatasan anggaran. Dalam siniar Terus Terang, Mahfud menilai pernyataan Purbaya justru memicu kemarahan dan ketidakpastian di kalangan aparatur sipil negara dan masyarakat. Menurut Mahfud, seorang Menteri Keuangan seharusnya menjadi sumber optimisme dan harapan, bukan menyebarkan kekhawatiran dengan mengumbar data spesifik yang belum pasti akurat.
Mahfud menjelaskan bahwa sulitnya keuangan negara memang disebabkan oleh kebijakan pemangkasan anggaran dari pusat ke daerah, termasuk Dana Alokasi Umum (DAU). Namun, ia menekankan bahwa komunikasi publik yang buruk justru memperparah situasi. Mahfud juga menyoroti keluhan dari Dr. Umar Wahid, Ketua Asosiasi Rumah Sakit Daerah, terkait kesulitan keuangan pemerintah daerah yang semakin tertekan.
Akibat tekanan keuangan, sejumlah kepala daerah mulai mempertimbangkan penggunaan dana rumah sakit daerah untuk kebutuhan operasional pemerintah. Mahfud menilai hal ini tidak pantas karena justru menempatkan beban pada pasien dan masyarakat sakit untuk menyubsidi pemerintahan. Menurutnya, gabungan masalah keuangan dan komunikasi publik yang buruk menjadi dasar kuat bagi keputusan pencopotan Purbaya dari jabatannya.
Bagikan
Berita terkait
Purbaya Sempat 'Ribut' dengan Pramono, Mahfud MD: Terlalu Percaya Diri
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 21.38
Dukung Purbaya Dicopot, Mahfud MD: Memang Dulu Kita Terlalu Besar Harapannya
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 07.45
Pramono Minta Semua Potensi Bencana di Jakarta Disampaikan ke Publik
Detik.com · 15 September 2026 pukul 20.16
Mahfud MD Bongkar Aturan Main Kritik Jokowi Saat Jadi Menteri: Kalau Mau Frontal, Keluar Dulu
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 20.10