Purbaya Sempat 'Ribut' dengan Pramono, Mahfud MD: Terlalu Percaya Diri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mahfud MD mengkritik cara komunikasi publik Purbaya Yudi Sadewa terkait polemik Dana Bagi Hasil (DBH) dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Dalam siniar Terus Terang pada 14 September 2026, Mahfud menyoroti pernyataan Purbaya yang menanyakan kemampuan Pramono untuk 'mennegos' Kementerian Keuangan. Polemik ini bermula dari rencana Pramono menerbitkan obligasi daerah yang ditolak Kementerian Keuangan, sehingga Pramono meminta agar DBH tidak dipotong. Mahfud menilai perdebatan ini seharusya diselesaikan melalui komunikasi internal, bukan melalui media publik. Menurut Mahfud, sikap terlalu percaya diri dalam berkomunikasi publik justru memperparah situasi yang seharusya bisa diselesaikan secara tertutup.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 15 September 2026 pukul 20.16
Pramono Minta Semua Potensi Bencana di Jakarta Disampaikan ke Publik
Berita terkait
PNS Kesulitan Gaji, Mahfud MD Kritik Purbaya Gagal
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 22.22
DPRD Sebut Purbaya Rada Aneh Larang Pramono Terbitkan Obligasi
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 06.30
Ketua DPRD Jakarta: Purbaya Memang Rada Aneh Sih
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 06.30
Pramono Mau Terbitkan Obligasi, Purbaya: Kalau Uangnya Banyak buat Apa Utang?
Detik.com · 8 September 2026 pukul 06.00