Pramono Minta Semua Potensi Bencana di Jakarta Disampaikan ke Publik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta seluruh potensi bencana di ibu kota dikomunikasikan secara transparan kepada masyarakat. Hal ini disampaikan menyusul peringatan dini yang dikeluarkan oleh BPBD DKI Jakarta terkait ancaman tanah longsor dan bencana alam lainnya. Pramono menekankan pentingnya informasi dini agar warga tidak kebingungan ketika situasi memburuk. "Saya meminta kepada BPBD agar semua potensi ancaman dikomunikasikan ke publik," katanya di Balai Kota Jakarta pada Selasa (15/9/2026). Menurutnya, peringatan dini merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah untuk menyiapkan masyarakat menghadapi kemungkinan bencana. Pramono berharap dengan komunikasi yang jelas, bencana yang diperingatkan tidak akan terjadi. Ia juga mencontohkan pentingnya komunikasi publik melalui kasus Gunung Krakatau, yang berhasil dicegah karena adanya informasi yang disampaikan secara tepat waktu. BPBD DKI Jakarta telah merilis beberapa peringatan dini melalui akun Instagram resmi @bpbddkijakarta, meliputi ancaman kekeringan meteorologis, gerakan tanah, angin kencang, dan gelombang laut tinggi di perairan Jakarta.
Bagikan
Berita terkait
Bukan Debu Biasa, Ini Alasan Bersihkan Abu Anak Krakatau Harus Disiram Dulu
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 11.11
457 Kebakaran Terjadi di Jakarta pada Juli-Agustus 2026, Terbanyak di Jakbar
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 11.10
Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 16.17
Modifikasi Cuaca Jakarta Dilakukan Besok, Ada Potensi Awan dan Hujan Gerimis
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 14.32