Prabowo Buka Jalan Swasta Kelola Bandara Milik BUMN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto membuka peluang bagi pihak swasta untuk mengoperasikan aset infrastruktur negara, termasuk bandara yang pengelolaannya belum optimal. Kebijakan ini mengadopsi konsep National Monetization Pipeline dari India, di mana swasta diberi ruang mengelola aset publik guna meningkatkan efisiensi, kreativitas, dan produktivitas operasional.
Prabowo menegaskan bahwa negara tetap memegang kepemilikan penuh atas aset tersebut. Modal yang diperoleh dari kerja sama dengan swasta akan diputar kembali untuk pembangunan infrastruktur baru. Selain itu, pemerintah mendorong integrasi antara sektor penerbangan, perhotelan, dan bandara untuk menciptakan nilai tambah serta meningkatkan pendapatan negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.00
Prabowo Bentuk Danantara Development Management Fund, Ini Tujuannya
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.30
Prabowo Minta Aset BUMN Nganggur Bisa Dimanfaatkan Swasta
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 13.54
Prabowo Pangkas BUMN Jadi 300 Perusahaan, 750 Lebih Bakal Ditutup
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 09.50
Target 30.000 Kopdes Prabowo, Pengamat: Itu Bukan Koperasi, Hanya Topeng Bisnis Pejabat
Berita terkait
Pengamat Sebut Ambisi PLTS 100 GWp Presiden Prabowo Mustahil Tercapai Tepat Waktu
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 16.17
Bakal Ada Gedung Baru di Bandara Soekarno-Hatta, Ini Bocorannya
Detik.com · 26 September 2026 pukul 20.57
Prabowo Kumpulkan Bos OJK dan Tim Ekonomi di Hambalang, Ini yang Dibahas
Warta Ekonomi · 26 September 2026 pukul 16.44
Prabowo Panggil Suahasil, Dasco, hingga Destry dan Rosan, Ada Apa?
Detik.com · 26 September 2026 pukul 10.31