Prabowo Diminta Buka Impor Beras, Amran Bilang Jangan: Bisa Bikin 115 Juta Petani Demotivasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menolak permintaan sejumlah negara asing agar Indonesia membuka kembali impor beras. Ia khawatir kebijakan impor akan mendemotivasi 115 juta petani lokal yang sedang dorong produksi. Pemerintah berhenti impor pada 2025 setelah produksi dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan nasional, sebelumnya impor mencapai 7 juta ton pada 2023-2024. Akibatnya, harga beras dunia turun drastis dari US$660 per ton ke US$368 per ton. Negara ekspor seperti Thailand, Vietnam, India, dan Pakistan merasa tertekan karena permintaan mereka menurun, bahkan petani di sana melakukan demonstrasi. Amran menekankan kebijakan ini bertujuan menjaga keberlanjutan produksi pangan dan kepercayaan petani terhadap pemerintah.
Bagikan
Berita terkait
Amran Geram, Kerugian Praktik Beras Ilegal Sepanjang 2025 Tembus 98 Triliun
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 17.28
Tanpa Swasembada Pangan Harga Beras RI Bisa Tembus Rp20.000/Kg
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 19.35
Singgung Perang Iran, Johan Rosihan Peringatkan Dampak Rencana Impor 1.000 Ton Beras Amerika
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 00.20
Konflik AS-Iran Jadi Peringatan, Johan Rosihan: Jangan Bergantung Impor Pangan dan Energi
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 18.54