Prabowo: Kita Punya Barang, Jangan Orang Lain yang Tentukan Harganya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323914/original/089450400_1786680755-pid6.jpg)
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rencana pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis dalam Pidato Kenegaraan RAPBN 2027. Ia menyoroti bahwa Indonesia, sebagai produsen utama dunia untuk komoditas seperti nikel, timah, emas, batu bara, kelapa sawit, kopi, dan karet, masih bergantung pada penentuan harga oleh pasar luar negeri. Prabowo menekankan pentingnya menciptakan Harga Referensi Indonesia agar negara ini tidak hanya menjadi penghasil komoditas, tetapi juga penentu harga dunia. Bursa tersebut akan diawasi OJK dan diharapkan dapat meningkatkan transparansi transaksi serta memperkuat posisi tawar produsen nasional. Target pembukaan bursa adalah 1 Januari 2027.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 18.53
Prabowo Jamin Data Sensus Ekonomi 2026 Bukan Untuk Mengejar Kekayaan Pribadi
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 18.46
Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Beroperasi 1 Januari 2027
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 18.05
Prabowo Siapkan Bursa Mineral RI, Harga Komoditas Tak Lagi Ditentukan Asing
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 17.35
Pamer Rating S&P dan LIanhe Ratings, Prabowo: Ini Pengakuan Dunia
Berita terkait
OJK Perkuat Sektor Jasa Keuangan untuk Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.39
SBY Tanggapi Pidato Prabowo: Sasaran Ekonomi 6% Cukup Tinggi, Great Hope
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 16.40
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 23.19
Prabowo: OJK Lakukan Reformasi Terbesar dalam Sejarah Bursa Saham Indonesia
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 20.20