Prabowo: Negara Tanggung Iuran JKN 96,8 Juta Warga Tidak Mampu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324247/original/001935500_1786696185-prabowo_nota_keuangan_2.jpg)
Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah menanggung penuh iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi 96,8 juta warga Indonesia yang tidak mampu. JKN menjadi salah satu sistem jaminan kesehatan terbesar di dunia dengan 108 juta orang yang telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis sejak Februari 2025. Pemerintah juga memperluas layanan dengan 10.255 puskesmas di 38 provinsi serta 66 rumah sakit umum daerah baru, termasuk 20 yang baru dibangun. Namun, masih terdapat kekurangan tenaga kesehatan dengan 84.781 dokter umum, 127.580 dokter gigi, dan 55.712 dokter spesialis yang dibutuhkan secara keseluruhan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 19.46
Program Prabowo Dinilai Perkuat Layanan Kesehatan
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 17.26
Prasetyo Hadi Ungkap Rencana Dokter Gigi Keliling untuk 6.000 Puskesmas
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 13.12
Istana Jelaskan Konsep Ambulans Udara-Dokter Terbang yang Dicanangkan Prabowo
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 13.05
Prabowo Siapkan 10 Gebrakan 2027: Dari 10.000 Puskesmas hingga Bursa Mineral
Berita terkait
Sehat Itu Hak, Bukan Keberuntungan
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 08.08
Peserta JKN Ini Tetap Bisa Akses Layanan Kesehatan Meski di Luar Domisili
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 10.44
BPJS Kesehatan Ubah Sistem Layanan JKN, Tak Lagi Berbasis Jumlah Layanan
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 02.30
Kepala BRIN: Prabowo Minta Fasilitas Rehabilitasi Narkoba Diperbanyak
kumparan · 29 September 2026 pukul 18.28