Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo: OJK Lakukan Reformasi Terbesar dalam Sejarah Bursa Saham Indonesia

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa Otoritas Jika Keuangan (OJK) telah melakukan reformasi terbesar dalam sejarah bursa saham Indonesia untuk memperkuat kredibilitas pasar keuangan nasional. Dalam pidatonya di Gedung DPR/MPR RI pada Jumat (14/8/2026), Prabowo menekankan pentingnya penegakan aturan yang lebih tegas terhadap pelanggaran di pasar modal, termasuk pemberian sanksi bagi pelaku yang melanggar aturan bursa. Pemerintah juga akan melanjutkan reformasi melalui demutualisasi pasar modal guna membawa pasar modal Indonesia ke standar internasional dan memperluas kapasitasnya sebagai sumber pembiayaan ekonomi nasional.

Prabowo menjelaskan bahwa pasar modal yang sehat tidak hanya berfungsi sebagai instrumen investasi, tetapi juga mendukung keadilan ekonomi dengan memberikan kesempatan lebih besar bagi perusahaan rintisan, startup, dan pengusaha nasional untuk memperoleh modal dan memperluas skala usaha. Selain itu, pemerintah telah membahas rencana pendirian Bursa Mineral dan Komoditas Strategis yang ditargetkan mulai beroperasi pada 1 Januari 2027 dengan dukungan DPR RI. Bursa ini diharapkan menjadi dasar pembentukan Indonesia Reference Price untuk komoditas ekspor utama seperti nikel, timah, emas, batu bara, kelapa sawit, kopi, dan karet.

Menurut Prabowo, selama ini Indonesia sering hanya menjadi produsen komoditas, sementara harga dan keuntungan utama ditentukan oleh bursa luar nuri. Dengan adanya bursa komoditas yang kredibel dan pasar modal yang telah direformasi, Indonesia diharapkan dapat memperkuat posisinya dalam perdagangan global serta mendorong optimalisasi aset badan usaha milik negara dan pembiayaan pembangunan nasional.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait