Prabowo Optimistis PLTS 100 GW Selesai Lebih Cepat dari Target
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6377603/original/049341500_1779252733-Prabowo_DPR_Paripurna.jpeg)
Presiden Prabowo Subianto menargetkan penyelesaian pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 GW dalam tiga tahun untuk memperkuat kemandirian energi Indonesia. Saat ini, total kapasitas listrik nasional hanya sekitar 88 GW, sehingga target PLTS 100 GW menjadi tambahan signifikan. Prabowo menunda pelaksanaan program PLTS 100 GW di Bali pada Senin (25/8/2026) dan meminta cepatnya pelaksanaan kepada menteri terkait. Pemerintah dinilai mampu menyelesaikan program lebih cepat dari target, sehingga Prabowo optimistis mungkin dapat 100 GW lebih cepat. Pengembangan PLTS bagian dari strategi pemerintah mencapai kemandirian energi melalui energi surya, panas bumi, gas, dan minyak. Prabowo menargetkan hhentikan impor minyak serta LPG secepat mungkin melalui peningkatan produksi energi dalam negeri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 17.56
Prabowo Targetkan Indonesia Setop Impor Minyak dan LPG dalam 3 Tahun
CNN Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 15.24
Guyon Bahlil di Peluncuran PLTS Bali: Eksekusinya di Kandang Merah
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 13.51
Prabowo Bakal Meluncurkan Program PLTS 100 GWp untuk Perkuat Hilirisasi Energi
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 17.55
Prabowo Targetkan PLTS 100 Giga Watt dalam Dua Tahun
Berita terkait
Prabowo Kejar PLTS 100 GW, Negara Hemat Rp73,9 Triliun per Tahun
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.21
Prabowo Ingin Percepat PLTS agar Listrik Pulau Terpencil Tak Tergantung Solar
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 17.11
Prabowo Targetkan Indonesia Setop Impor Minyak dan LPG dalam 3 Tahun
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 17.37
Prabowo: Saya Yakin Proyek 100 GW PLTS Bisa Dibangun Kurang 3 Tahun!
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 17.15