Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Potong Penjelasan Kapolri saat Rapat Bencana, Ternyata Penasaran Mau Tahu...

Presiden Prabowo Subianto memotong penjelasan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat rapat penanganan bencana virtual pada Senin (7/9/2026) untuk langsung meminta data penindakan terhadap kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Dalam rapat yang awalnya membahas penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan erupsi gunung berapi, Prabowo justru menekankan pada penangkapan pelaku dan korporasi terkait Karhutla.

Kapolri menyampaikan bahwa hingga kini tercatat 200 laporan polisi yang sedang diproses, dengan 138 tersangka yang telah ditetapkan (119 sengaja dan 18 lalai). Selain itu, 8 korporasi telah ditindak secara hukum, sementara penyelidikan masih berlangsung terhadap 18 perusahaan lain dan 42 perusahaan yang telah dikenai sanksi administratif, pembekuan, atau pencabutan izin.

Prabowo menyoroti dugaan modus pembakaran hutan di mana lahan yang terbakar kemudian berubah fungsi menjadi area perkebunan. Ia meminta agar investigasi tidak hanya fokus pada pelaku di lapangan, tetapi juga mencari keterlibatan korporasi. Prabowo juga membuka kemungkinan pencabutan seluruh perizinan dan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait