Prabowo: RI Tak Impor Solar Sejak 1 Juli 2026, Hemat Devisa Rp 170 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa Indonesia telah mencapai swasembana solar sejak 1 Juli 2026 melalui program mandatori campuran 50% minyak kelapa sawit dengan solar (B50). Program ini menghasilkan penghematan devisa Rp 170 triliun per tahun atau sekitar USD 9,5 miliar, sekaligus menghentikan impor solar dari luar negeri. Pengimplementasian B50 diatur dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 257/K/EK.01/MEM.E/2026 yang wajibkan pencampuran biodiesel 50% dengan minyak solar sebagai bagian dari program swasembana energi negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 13.10
Prabowo Sebut B50 Hemat Devisa 9,5 Miliar Dolar AS
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 10.50
Prabowo Blak-Blakan RI Hemat Devisa Rp170 Triliun Karena BBM Baru B50
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 18.34
Prabowo Pamer Keberhasilan B50, Pakar: Devisa Kita Tidak Terkuras Impor BBM Lagi
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 16.00
Video: Dukung B50 Prabowo - Elektrifikasi, Alat Berat Tambang Siap?
Berita terkait
Stop Impor Solar Sejak 1 Juli, Prabowo: Nanti Kita Buat Bensin dari Batubara
JawaPos · 19 September 2026 pukul 17.45
B50 Sukses, Prabowo Ingin Buat Bensin dari Batu Bara
Liputan6.com · 19 September 2026 pukul 17.41
Hari Perhubungan Nasional, Program B50 untuk Ketahanan Energi Transportasi
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 17.12
Suahasil hingga Bahlil Dipanggil Prabowo ke Istana
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 18.00