Prabowo Blak-Blakan RI Hemat Devisa Rp170 Triliun Karena BBM Baru B50
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto meluncurkan kebijakan mandatori biodiesel 50% (B50) untuk bahan baku minyak (BBM) solar, yang dicampur dengan minyak kelapa sawit 50%. Kebijakan ini membuat Indonesia tidak lagi perlu mengimpor solar dari luar negeri mulai 1 Juli 2026. Dengan penerapan B50, diperkirakan terjadi penghematan devisa negara sebesar Rp170 triliun atau sekitar 9,5 miliar dolar AS. Prabowo menegaskan hal ini sekaligus meningkatkan kemandirian energi nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM.
Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan mandatori biodiesel B50 secara resmi. Peluncuran kebijakan ini dilakukan pada 9 Juli 2026 dan dihadiri oleh sejumlah menteri kunci termasuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, hingga Direktur Utama PT Pertamina Simon Mantiri. Menurut Prabowo, kebijakan ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga bukti kemampuan Indonesia memanfaatkan sumber daya alam sendiri untuk kepentingan rakyat.
Dalam sambutannya, Prabowo menekankan pentingnya tiga pilar kelangsungan bangsa: kemandirian pangan, energi, dan air. Dengan swasembada energi melalui B50, Indonesia berupaya memastikan kedaulatan energi dan keberlanjutan ekonomi jangka panjang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 18.34
Prabowo Pamer Keberhasilan B50, Pakar: Devisa Kita Tidak Terkuras Impor BBM Lagi
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 10.29
Prabowo: RI Tak Impor Solar Sejak 1 Juli 2026, Hemat Devisa Rp 170 Triliun
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 13.10
Prabowo Sebut B50 Hemat Devisa 9,5 Miliar Dolar AS
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 11.12
Indonesia Setop Impor Solar, Prabowo Klaim B50 Hemat Devisa Rp170 Triliun Setahun
Berita terkait
B50 RI Bikin Jepang-Malaysia-Eropa Penasaran, Ada Potensi Hemat Rp 170 T
Detik.com · 8 September 2026 pukul 15.59
B50 Tak Hapus Impor Solar, CN51 Masih Didatangkan 600 Ribu KL Tahun Ini
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 14.30
Prabowo Ungkap ‘Senjata Ajaib’ RI Hadapi Perang Global: Ternyata Bukan Minyak Bumi
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 06.53
Prabowo Puji Profesor Ini Gegara Bensin Sawit, Ingatkan Bahaya Asing
CNBC Indonesia · 19 September 2026 pukul 18.45