Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Blak-Blakan RI Hemat Devisa Rp170 Triliun Karena BBM Baru B50

Presiden Prabowo Subianto meluncurkan kebijakan mandatori biodiesel 50% (B50) untuk bahan baku minyak (BBM) solar, yang dicampur dengan minyak kelapa sawit 50%. Kebijakan ini membuat Indonesia tidak lagi perlu mengimpor solar dari luar negeri mulai 1 Juli 2026. Dengan penerapan B50, diperkirakan terjadi penghematan devisa negara sebesar Rp170 triliun atau sekitar 9,5 miliar dolar AS. Prabowo menegaskan hal ini sekaligus meningkatkan kemandirian energi nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM.

Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan mandatori biodiesel B50 secara resmi. Peluncuran kebijakan ini dilakukan pada 9 Juli 2026 dan dihadiri oleh sejumlah menteri kunci termasuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, hingga Direktur Utama PT Pertamina Simon Mantiri. Menurut Prabowo, kebijakan ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga bukti kemampuan Indonesia memanfaatkan sumber daya alam sendiri untuk kepentingan rakyat.

Dalam sambutannya, Prabowo menekankan pentingnya tiga pilar kelangsungan bangsa: kemandirian pangan, energi, dan air. Dengan swasembada energi melalui B50, Indonesia berupaya memastikan kedaulatan energi dan keberlanjutan ekonomi jangka panjang.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait