Prabowo Sering Keseleo Lidah: Dari Penggilingan Padi Rp2 Triliun ke Kupas Bawang Rp700 Ribu Sekilo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pidato Presiden Prabowo Subianto kembali menuai perhatian publik karena beberapa kesalahan penyebutan data. Prabowo pernah menyebut pengusaha penggilingan padi meraup keuntungan Rp2 triliun per bulan, dan secara spesifik memperkenalkan Susana, buruh pengupas bawang dari Bogor, dengan upah Rp700 ribu per kilogram. Angka terakhir ini memicu kehebohan di media sosial karena dianggap tidak masuk akal. Cendekiawan NU, Gus Hilmi Firdausi, menanggapi fenomena ini. Ia yang memiliki pengalaman sebagai pembicara publik memahami risiko kesalahan lisan (slip of the tongue). Menurutnya, kesalahan sekali atau dua kali adalah hal lumrah karena tekanan saat berbicara di depan umum. Namun, jika kesalahan terus berulang dalam berbagai kesempatan, seorang figur publik perlu melakukan introspeksi diri. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari, memberikan klarifikasi. Ia menyatakan angka yang benar dalam naskah pidato adalah Rp700 per kilogram, bukan Rp700 ribu. Qodari menilai kesalahan sebut angka seperti itu adalah hal manusiawi yang bisa terjadi saat seseorang berbicara dalam durasi panjang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.00
Soal Wacana Kewarganegaraan Ganda Terbatas, Sekjen PKS: Sifatnya Sangat Selektif
Berita terkait
Prabowo Baca 50 Buku Sehari, tapi Pidatonya Dinilai Kalah dari Jokowi yang Cuma Suka Komik
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 13.15
Sikap Prabowo Berubah Sejak Joget Gemoy: Ejek Rakyat hingga Kupas Bawang Sekilo Rp700 Ribu
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 12.14
Prabowo Diam-diam Sakit? Setahun Batuk-Batuk Terus Saat Pidato
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 03.00
Sekjen Golkar Ungkap Isi Pertemuan Para Sekjen Koalisi: Ada Obrolan Politik
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 20.08