Cerita Prabowo Pilih Pidato Tanpa Teks Meski Diberi Materi Bagus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kecenderungannya berpidato tanpa teks meskipun staf dan penasihat kepresidenan telah menyiapkan naskah lengkap dengan data dan infografis. Dalam acara HUT ke-25 Partai Demokrat dan harlah PKB, Prabowo menjelaskan bahwa ia lebih memilih merangkum esensi materi agar tidak membosankan bagi pendengar maupun dirinya sendiri, serta menyadari bahwa wartawan sering menunggu pernyataan spontan.
Prabowo menyatakan siap meminta maaf jika terjadi kesalahan bicara akibat spontanitas tersebut. Meski demikian, beberapa pernyataan di luar teks sebelumnya sempat memicu polemik, seperti penggunaan istilah 'Londo Ireng' untuk pengamat yang sinis serta pernyataan mengenai 'Demo Bayaran'. Pihak pemerintah dan koalisi membela tindakan tersebut dengan meminta publik fokus pada substansi keberpihakan presiden kepada rakyat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 03.00
Hadiri HUT ke-25 Demokrat, Prabowo Sentil Pihak yang Suka 'Bakar-Bakar' dan Caci Maki Saat Kalah
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 01.00
Non-Partai tapi Bukan Gibran, Tiga Sosok Ini Miliki Peluang Besar Jadi Cawapresnya Prabowo
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 00.00
Pengamat: Bukan Gibran, Prabowo Mungkin Akan Memiliki Tokoh dari Partainya Sendiri
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 17.18
Hentikan 'Zaman VOC', Prabowo Disebut Sedang 'Diamuk' Oligarki
Berita terkait
Prabowo Sering Keseleo Lidah: Dari Penggilingan Padi Rp2 Triliun ke Kupas Bawang Rp700 Ribu Sekilo
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 16.55
Terorisme Hilang di Masa Prabowo, Ini Kata Fahri Hamzah
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 15.30
Terungkap, Alasan Prabowo Enggan Pakai Teks saat Pidato
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 12.41
Gibran Diklaim Tak Bisa Otomatis Jadi Presiden Jika Prabowo Lengser
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 11.30