Soal Wacana Kewarganegaraan Ganda Terbatas, Sekjen PKS: Sifatnya Sangat Selektif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekjen PKS Muhammad Kholid menanggapi wacana kewarganegaraan ganda terbatas yang digulirkan Presiden Prabowo Subianto. Saat ini, Indonesia menganut asas kewarganegaraan tunggal berdasarkan UU Nomor 12 Tahun 2006. Kholid menyatakan bahwa penerapan opsi kewarganegaraan ganda harus dilakukan secara sangat selektif.
Kriteria penerima status ini dibatasi hanya bagi individu dengan talenta luar biasa yang sangat dibutuhkan oleh negara demi kemajuan bangsa. PKS menilai niat wacana tersebut baik, namun penekanannya tetap pada sifat yang sangat terbatas dan selektif dalam implementasinya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 03.09
Gerindra Soroti Sikap Prabowo Rangkul Jokowi dan Gibran: Cerminan Etika Politik
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 16.55
Prabowo Sering Keseleo Lidah: Dari Penggilingan Padi Rp2 Triliun ke Kupas Bawang Rp700 Ribu Sekilo
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 12.14
Sikap Prabowo Berubah Sejak Joget Gemoy: Ejek Rakyat hingga Kupas Bawang Sekilo Rp700 Ribu
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 21.04
Prabowo Buka Kewarganegaraan Ganda Terbatas, PKS Minta Seleksi Ketat
Berita terkait
Jadi Wantimpres, Agum Gumelar Siap Beri Masukan ke Prabowo soal Politik-Olahraga
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 20.12
Resmi Jadi Anggota Wantimpres, Rocky Gerung Ngaku Akan Tetap Kritis ke Presiden
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 19.33
Hanya Teddy yang Berani Pasang Badan untuk Prabowo, Kata Pengamat
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 14.00
Pengamat: Gibran Tak Sendirian, Prabowo Juga Tak Dibela Koalisinya Sendiri
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 13.40