Praktisi Hukum: Saya Pastikan Gibran Secara Hukum Tak Akan Bisa Nyalon karena Ini Palsu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Praktisi hukum Munarman menyatakan bahwa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka secara hukum tidak dapat mencalonkan diri dalam Pemilu 2029. Menurutnya, terdapat dokumen atau keterangan yang bersifat palsu sehingga tidak dapat digunakan sebagai dasar hukum untuk pencalonan. Namun, Munarman tidak merinci dokumen spesifik yang dimaksud atau menyertakan dasar hukim yang mendukung kesimpulannya. Ia juga menyampaikan bahwa jika dokumen tersebut diganti, hal tersebut justru akan menciptakan masalah hukum baru. Pernyataannya bersifat analisis politik dan belum berada pada tingkat keputusan hukum resmi terkait status pencalonan Gibran.
Munarman mengaitkan peluang politik Gibran dengan dinamika jaringan relawan pasca-Pemilu 2024. Ia mengamati bahwa sejumlah organisasi yang sebelumnya mendukung pasangan Prabowo-Gibran kemudian mengalami perubahan arah. Beberapa kelompok relawan yang dulunya mendukung Prabowo-Gibran kini hanya mendukung Gibran secara terpisah. Menurutnya, hal ini menunjukkan ambisi Gibran untuk membangun basis dukungan yang terstruktur hingga ke tingkat kelurahan, RW, dan RT guna menghadapi kontestasi politik 2029.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 21.23
Hanura Panaskan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029, Struktur PAC Ditarget Rampung sebelum Akhir Oktober
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 16.41
Relawan Prabowo Laporkan Budi Arie soal Pernyataan Pemilu 2029 Lebih Cepat ke Bareskrim
kumparan · 2 September 2026 pukul 15.32
Sebut Ada 5 Kader Parpol Besar Siap Gabung, Hanura: Kita Akan 'Mengaum'
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 11.37
Hanura Bersiap Menuju Pemilu 2029, Rio Capella: Akan Mengaum Keras
Berita terkait
Soal 2029 Bukan Gibran, Tapi Prabowo Bisa Lanjut?
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 15.30
'Itulah Pintarnya Jokowi, Gibran Jadi Wapres tapi Tanggung Jawab Hukum dan Politik di Prabowo'
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 16.57
Hadiahnya Capai Rp5,47 Miliar, Sayembara Cari Ijazah Gibran dari Denny Indrayana Tak Laku-laku
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 14.51
PSI Soal Duet Gibran-Dedi Mulyadi: Kita Berharap ke Depan Masyarakat Tidak Perlu Lagi Menggoreng Itu
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 05.05