Prediksi Rupiah Jumat 4 September: Dibayang-bayangi Sentimen The Fed dan Arah Kebijakan BI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah diperkirakan menguat melawan dolar AS pada perdagangan Jumat 4 September 2026, setelah ditutup melemah 84 poin menjadi Rp 17.679 per dollar AS pada Kamis 3 September. Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi memprediksi fluktuasi rupiah berada dalam rentang Rp 17.630-Rp 17.680, dipengaruhi oleh sentimen domestik dan eksternal.
Sentimen eksternal, khususnya kebijakan moneter Amerika Serikat, menjadi fokus utama pasar. Data pasar tenaga kerja AS yang melemah, seperti ADP Employment Change yang hanya bertambah 38.000 pekerja pada Agustus (di bawah perkiraan 47.000), menekan nilai dolar AS. Sementara itu, spekulasi menguat bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada pertemuan September 15-16, dengan probabilitas mencapai 64 persen menurut CME FedWatch.
Pasar juga menantikan laporan ekonomi kunci AS seperti klaim pengangguran mingguan dan ISM Services PMI untuk Agustus, sementara laporan Nonfarm Payrolls menjadi sorotan utama untuk perkiraan selanjutnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 18.45
Rupiah Hari Ini Melesat ke 17.679 Setelah Data Tenaga Kerja AS Melemah
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 09.04
Dolar AS Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.750/US$ Pagi Ini
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 06.45
Harga Emas Hari Ini Melejit Setelah Dolar AS Melemah
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 17.56
Kabar Baik dari Rupiah, Alhamdulillah Moncer
Berita terkait
Rupiah Dibuka Stagnan Pagi Ini, Dolar AS Bertahan di Rp17.710
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 09.04
Rupiah Melemah ke 17.775 per Dolar AS, Pasar Tunggu Pidato The Fed
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 11.00
Rupiah Ditutup Loyo, Dolar AS Naik ke Rp17.865
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 15.09
Destry Sah Jadi Gubernur BI, Rupiah Bertahan di Rp17.710/US$
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 15.05