Harga Emas Hari Ini Melejit Setelah Dolar AS Melemah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
Harga emas dunia naik 1,2% pada perdagangan Kamis, 3 September 2026, mencapai US$ 4.437,08 per ons, didorong melemahnya dolar AS dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Harga emas berjangka AS juga menguat 1,6% ke US$ 4.483,30. Penguatan ini terjadi setelah dolar AS melemah dari level tertinggi hampir tiga minggu, sementara imbal hasil treasury turun dari level tertinggi dalam beberapa tahun. Analis UBS, Giovanni Staunovo, menyatakan bahwa melemahnya dolar dan suku bunga AS yang lebih rendah menciptakan sentimen positif bagi emas, terutama karena The Fed belum memberikan panduan kebijakan ke depan. Pasar saat ini menantikan laporan non-farm payrolls yang akan memengaruhi ekspektasi kenaikan suku bensa pada pertemuan The Fed akhir September. Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang kenaikan suku bensa diperkirakan mencapai 60%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 4 September 2026 pukul 07.30
Prediksi Rupiah Jumat 4 September: Dibayang-bayangi Sentimen The Fed dan Arah Kebijakan BI
kumparan · 3 September 2026 pukul 12.08
Sempat Anjlok, Ini Penyebab Harga Emas Global Kembali Melesat
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 09.04
Dolar AS Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.750/US$ Pagi Ini
Berita terkait
Harga Emas Dunia Bangkit, Pasar Cermati Kebijakan The Fed
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 07.20
Harga Emas Hari Ini Melesat Tersengat Permintaan ETF hingga Bank Sentral
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 06.24
Harga Emas Dunia Tertekan Data Inflasi AS, Investor Tunggu Langkah The Fed
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 07.20
Harga Emas Dunia Tembus US$ 4.400, Pelemahan Dolar AS Jadi Pendorong
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 07.20