Rupiah Ditutup Loyo, Dolar AS Naik ke Rp17.865
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah ditutup melemah 0,20% ke posisi Rp17.865 per dolar AS pada perdagangan Rabu (12/8/2026), melanjutkan tekanan dua hari berturut-turut. Pada perdagangan sebelumnya, rupiah sudah depreciasi 0,45% ke Rp17.830. Dolar AS dibuka melemah tipis 0,06% di Rp17.840, kemudian turun 25 poin hingga penutupan. Indeks dolar AS (DXY) menguat tipis 0,03% ke 99,856. Tekanan rupiah bertambah sebelum pengumuman inflasi konsumen AS yang menjadi petunjuk arah suku bunga Federal Reserve. Laporan ketenagakerjaan AS yang lemah membuka ruang bagi The Fed untuk mempertahankan suku benda, namun risiko inflasi tinggi masih membuat pasar tidak menutup kemungkinan kenaikan suku bunga. Pasar memperkirakan 52% kemungkinjan The Fed mempertahankan suku bunga pada September, sementara 48% untuk kenaikan 25 basis poin.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 16.10
Rupiah Tertahan di Rp17.877 per Dolar AS Sore Ini
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 09.57
Rupiah Melemah ke Rp17.878 per Dolar AS Pagi Ini
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 09.30
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.872 per Dolar AS Pagi Ini
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 12.00
Membaca Deflasi, Menakar Respons BI
Berita terkait
Rupiah Melemah ke 17.669 per Dolar AS, Tertekan Inflasi Amerika Serikat
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 20.20
Rupiah Melemah ke 17.775 per Dolar AS, Pasar Tunggu Pidato The Fed
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 11.00
Pergerakan rupiah dipengaruhi ekspektasi pengetatan kebijakan Fed
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 10.37
Breaking! Rupiah Melemah 0,59%, Dolar AS Tembus Rp17.900
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 09.22