Presiden Iran Tegaskan Negosiasi dengan AS Bukan Berarti Menyerah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menegaskan keputusan negosiasi dengan AS bukanlah tanda menyerah. Dalam konferusi di Teheran pada Rabu (19/8/2026), ia menyatakan Iran akan mempertahankan integritas teritorial dan kepentingan nasional sambil menjalani proses negosiasi secara bertahap. Tujuan utama Iran meliputi mengakhiri perang, mencabut blokade angkatan laut, membebaskan aset-aset negara yang dibekukan, sebelum kemudian membahas program nuklir. Di samping itu, Pezeshkian menekankan Iran akan bergerak maju dengan kekuat penuh sambil menjaga martabat dan kebijaksanaan negara. Ketegangan semakin memanas ketika Presiden AS Donald Trump menginstruksikan utusan untuk menghentikan pembicaraan dengan Iran, sehari kemudian ia mengumumkan "operasi ekonomi yang menghancurkan" terhadap Iran. Pemerintah Iran menolak menyimpulkan proses negosiasi sebagai bentuk penyerahan diri.
Bagikan
Berita terkait
Lawan Tekanan AS, Rusia dan China Bersatu Bela Hak Iran Miliki Program Nuklir
SINDOnews · 4 Oktober 2026 pukul 11.42
Trump Ungkap Perang Iran Bisa Berakhir Segera, Mungkin Tepat setelah Pemilu
SINDOnews · 3 Oktober 2026 pukul 11.31
Trump Ancam Ledakkan Iran Usai Negosiasi Buntu
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 16.41
Kepala Dewan Keamanan Rezaei: Iran Sudah Kirim Syarat-syaratnya, Trump Tak Bisa Ambil Keputusan
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 13.31