Presiden Iran Tegaskan Negosiasi dengan AS Bukan Berarti Menyerah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menegaskan keputusan negosiasi dengan AS bukanlah tanda menyerah. Dalam konferusi di Teheran pada Rabu (19/8/2026), ia menyatakan Iran akan mempertahankan integritas teritorial dan kepentingan nasional sambil menjalani proses negosiasi secara bertahap. Tujuan utama Iran meliputi mengakhiri perang, mencabut blokade angkatan laut, membebaskan aset-aset negara yang dibekukan, sebelum kemudian membahas program nuklir. Di samping itu, Pezeshkian menekankan Iran akan bergerak maju dengan kekuat penuh sambil menjaga martabat dan kebijaksanaan negara. Ketegangan semakin memanas ketika Presiden AS Donald Trump menginstruksikan utusan untuk menghentikan pembicaraan dengan Iran, sehari kemudian ia mengumumkan "operasi ekonomi yang menghancurkan" terhadap Iran. Pemerintah Iran menolak menyimpulkan proses negosiasi sebagai bentuk penyerahan diri.
Bagikan
Berita terkait
Iran Ejek AS Memohon Bantuan Sekutu usai Kalah
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 17.31
Iran Tutup Selat Hormuz Hingga AS Tuntaskan Negosiasi
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 19.09
Sekjen PBB Guterres desak Iran-AS kembali ke meja perundingan
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 08.38
Yanuar DPR: Wacana Kewarganegaraan Ganda untuk Kepentingan Nasional Harus Dikaji Mendalam
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 17.00