Trump Ungkap Perang Iran Bisa Berakhir Segera, Mungkin Tepat setelah Pemilu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan dalam sebuah pidat di Mobile, Alabama, bahwa perang dengan Iran bisa berakhir segeri. Ia juga menyampaikan kebingungan terkait dengan siapa pihak AS harus bernegosiasi di Teheran, mengatakan tidak ada figur yang jelas untuk berunding. Trump menegaskan bahwa Iran dilarang memiliki senjata nuklir, dan menuduh para presiden sebelumnya gagal mengambil langkah tegas terhadap hal tersebut selama bertahun-tahun. Ia menekankan bahwa mencegah program nuklir Iran harus menjadi prioritas strategis AS.
Dalam pidatnya, Trump menggambarkan situasi di Iran sebagai tidak teratur, dengan tidak adanya pihak yang dapat dihubungi secara langsung. Ia menekankan komitmen AS untuk tidak membiarkan Iran mengembangkan kemampuan nuklir, sekaligus menyoroti kesulitan diplomasi dalam menghadapi pemerintahan Teheran.
Pernyataan Trump ini muncul di tengah ketegangan geopolitik yang masih tinggi terkait kebijakan nuklir Iran dan kekhawatiran internasional akan eskalasi konflik di wilayah Persia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 16.41
Trump Ancam Ledakkan Iran Usai Negosiasi Buntu
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 08.07
Harga Minyak Mentah Naik, Trump Bakal Tingkatkan Serangan ke Iran
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 05.15
Trump Bersumpah Hantam Keras Iran Jika Terbukti Terlibat Pembajakan Flydubai
Berita terkait
Trump Ingin Nego Lagi tapi Iran Tak Sudi
Detik.com · 28 September 2026 pukul 20.33
Sikap Trump Berubah Drastis di Perang Iran, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 21.50
Terungkap Trump Nekat Perang Iran, Abaikan Warning dari Intelijen
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 17.40
Trump Klaim AS Pegang Kendali Penuh atas Selat Hormuz
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 09.44