Presiden Prabowo Bahas Penguatan BPJS Kesehatan, Pemerintah Siapkan Tambahan Rp20 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dengan sejumlah menteri di Istana Merdeka, Jakarta, pada 28 September 2026, untuk membahas penguatan BPJS Kesehatan dan keuangan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan pemerintah telah menyetujui tambahan dana sebesar Rp20 triliun untuk BPJS Kesehatan pada tahun 2026, yang akan dicairkan secara bertahap mulai Oktober. Menteri Keuangan Suahasil Nazara memastikan dana tambahan ini sudah tersedia dalam APBN 2026 dan akan segera didistribusikan untuk memastikan pembayaran klaim rumah sakit tetap lancar.
Hingga kini, partisipasi JKN mencapai 285 juta jiwa dengan tingkat kepesertaan aktif 80,6 persen. Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito melaporkan bahwa iuran yang terkumpul mencapai Rp118 triliun, sementara manfaat pelayanan kesehatan yang dibayarkan mencapai Rp132 triliun, menimbulkan selisih arus kas sebesar Rp14 triliun. Pemerintah berkomitmen meningkatkan pengumpulan iuran dan ketepatan sasaran bantuan iuran melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memastikan keberlanjutan pembiayaan kesehatan nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 19.17
Prabowo Bahas Penguatan BPJS Kesehatan, Siapkan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun
kumparan · 28 September 2026 pukul 20.40
Menkes Sebut Presiden Minta Pelayanan BPJS Ditingkatkan, Siapkan Dana Rp 20 T
Detik.com · 28 September 2026 pukul 20.36
52 Juta Peserta BPJS Kesehatan Tidak Aktif
Detik.com · 28 September 2026 pukul 19.51
BPJS Kesehatan Disuntik Rp 20 Triliun, Cair Oktober & November
Berita terkait
Menkes Ungkap Arahan Prabowo Soal BPJS Kesehatan
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 19.15
BPJS Kesehatan Bakal Disuntik Rp20 Triliun, Oktober Mulai Cair
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 18.54
Prabowo Instruksikan Tak Boleh Ada Pembedaan Layanan bagi Pasien BPJS
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 18.52
Rp20 Triliun Sudah Disuntik, Prabowo Masih Minta Evaluasi BPJS
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 16.49