Presiden Prabowo Targetkan Efisiensi BUMN Tembus Rp 70 Triliun di Akhir 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa pemangkasan jumlah BUMN telah menghemat biaya overhead negara sebesar Rp 50 triliun dari pemotongan gaji direksi, komisaris, sewa gedung, dan pengeluaran lainnya. Angka ini diungkapkan dalam Sidang Tahunan DPR/MPR/DPD RI di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Prabowo menyatakan kaget mengetahui jumlah BUMN mencapai 1.704 perusahaan, jauh lebih banyak dari perkiraannya yang hanya 300-400 perusahaan.
Prabowo menargetkan efisiensi BUMN terus meningkat hingga mencapai Rp 70 triliun pada Desember 2026. Jumlah BUMN juga ditargetkan menyusut drastis menjadi hanya 300 perusahaan di akhir tahun 2026. Dana hasil efisiensi tersebut, menurut Prabowo, dapat dialihkan untuk memperbaiki puskesmas, merenovasi sekolah, dan membangun rumah rakyat. Prabowo juga menyoroti kinerja BUMN yang dianggap tidak bertanggung jawab kepada bangsa dan negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 16.35
Prabowo Bongkar Borok BUMN: Rugi Terus, Laporannya Untung, 'Ngarang Aja Itu'
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 14.20
Guyon Prabowo ke Purbaya: 'Kalau Saya Minta Tambah Subsidi, Mengkerut Beliau'
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 11.48
Prabowo Ungkap Ada 1.074 BUMN, Target Dipangkas Jadi 300 Perusahaan di Akhir 2026
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 07.25
Prabowo Kejar Target BUMN Dipangkas Jadi 300
Berita terkait
Restrukturisasi BUMN Era Prabowo Disorot, Danantara Dinilai Punya Mandat Besar
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 15.51
Transformasi BUMN Dipuji Media Internasional, Sebut Pemimpin Barat Mesti Belajar dari Prabowo
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 13.14
Prabowo Targetkan Tutup 700 BUMN, Efisiensi Capai Rp 100 Triliun
Liputan6.com · 5 September 2026 pukul 15.00
Membedah Kriteria 700 BUMN yang Layak Jadi Sasaran Perampingan Prabowo
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 08.43