Presiden Trump: Mereka Beri Tahu Kalau Tak Ingin Berperang dengan Kami
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Washington masih menjalin komunikasi dengan kelompok Houthi di Yaman. Houthi menyampaikan keinginan untuk tidak berperang dan meminta AS tidak melakukan serangan terhadap mereka. Menanggapi hal tersebut, militer AS saat ini tidak berencana melancarkan operasi ofensif terhadap kelompok tersebut.
Dukungan Amerika Serikat kepada Arab Saudi dalam menghadapi Houthi masih terbatas pada pemberian informasi intelijen dan data sasaran. Gedung Putih menilai dukungan informasi yang ditingkatkan kepada Riyadh sudah mencukupi kebutuhan saat ini. Langkah ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan antara Houthi dan Arab Saudi guna mencegah perluasan konflik di Timur Tengah yang melibatkan AS dan Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 16.20
Kesalahpahaman Saudi dan AS Picu Serangan Houthi Tak Bisa Dibendung
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 09.38
Arab Saudi dan Houthi Perang, AS Keluarkan Peringatan Keamanan bagi Warganya di Seluruh Timur Tengah
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 21.49
Ditunjuk Trump Jadi Duta Hollywood, Sylvester Stallone: Ini Mustahil
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 15.14
Ancam Hancurkan Ekonomi Saudi, Houthi: Riyadh dan Tentara Bayarannya Harus Petik Pelajaran
Berita terkait
Wapres JD Vance Ungkap AS Jalin Kontak Langsung dengan Houthi
Detik.com · 15 September 2026 pukul 17.22
Trump Buka Pintu Negosiasi, Iran Justru Mengancam: Tidak Ada Pembicaraan!
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 16.07
4 Alasan AS Tak Akan Terlibat Langsung dalam Perang Saudi dan Houthi
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 09.30
4 Alasan Kemajuan Pesat Houthi di Yaman Jadi Titik Balik PerangTimur Tengah
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 04.40