Prioritas Kacau, Guru Mogok Mengajar Sementara Pemerintah Malah Buka 200 Juta Rekening
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ribuan guru di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mengancam mogok mengajar mulai Senin, 14 September 2026, jika hak gaji mereka belum dicairkan hingga akhir pekan ini. Aksi ini dilatarkan oleh keterlambatan pembayaran gaji yang menjadi akar masalah. Sementara itu, pemerintah tengah menyiapkan anggaran sekitar Rp11 triliun dari APBN untuk program pembukaan rekening massal bagi lebih dari 200 juta warga negara Indonesia. Menurut jurnalis dan pegiat media sosial Ahmad Arif, hal ini menunjukkan kegagalan pemerintah dalam menyusun prioritas kebijakan. Ketika hak-hak dasar seperti gaji guru dan akses pendidikan belum terpenuhi, pemerintah justru mengalokasikan dana besar untuk program yang dianggap tidak jelas. Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dana sebesar Rp11 triliun akan digunakan untuk memberikan setoran awal sebesar Rp50.000 di setiap rekening baru melalui bank BUMN seperti BRI dan BSI, khususnya di wilayah Aceh. Program ini akan difokuskan pada WNI berusia 17 tahun ke atas dan data pembuatan rekening akan disinkronkan dengan Ditjen Dukcapil. Skema teknis sedang dikoordinasikan bersama Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 10 September 2026 pukul 17.43
Purbaya sebut anggaran pembukaan rekening massal belum final
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 13.34
Puluhan Siswa Jakarta Dikirim ke Barak, Pramono: Program Ini Baik
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 20.30
Pemerintah Siapkan Rp 11 Triliun untuk Buka Rekening Massal
Berita terkait
Gaji Guru Belum Cair tapi Pemerintah Siapkan Rp11 T Buat Rekening Massal
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 12.00
Gaji Mandek Imbas 'Konflik Elit', 6.000 Guru di Gowa Ancam Mogok Mengajar Senin Depan!
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 03.40
Rp11 Triliun Buat Rekening Massal Dikritik: Apa Gunanya Punya Buku Tabungan Kalau Gak Ada Uang?
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 19.30
Pemerintah Siapkan Rp11 Triliun untuk Buka Rekening 200 Juta Masyarakat
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 21.15