Jakarta · Sabtu, 5 September 2026Cari
WargaKonoha

Profesor BRIN Ingatkan Mimpi Buruk Krakatau 1883, Soroti Erupsi Anak Krakatau

Profesor BRIN Erma Yulihastin mengingatkan kembali tragedi letusan Krakatau tahun 1883 yang menyebabkan gelap global dan gangguan iklim ekstrem. Aktivitas letusan Gunung Anak Krakatau tercatat kuat oleh JMA, dengan fenomena Strombolian hingga kolom abu mencapai 15 km. Letusan memuncak pukul 00.01–04.40 WIB, menyebabkan aliran lava dan gempa dengan tremor 21.600 detik. Dampak terasa hingga Banten, Lampung, dan Jawa Barat. Gunung berada di Level III (Siaga), BNPB menegaskan tidak ada ancaman tsunami karena volume tubuh masih kecil. Masyarakat pesisir Banten dan Lampung diimbau tetap tenang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait