Program Motor Listrik Nasional Dinilai Perlu Sasar Daerah 3T, Bukan Hanya Kota Besar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Program Motor Listrik Nasional (Molinas) perlu ditujukan ke daerah 3T, pulau kecil, dan wilayah perbatasan, bukan hanya kota besar di Jawa. Akademisi Unika Soegijapranata Djoko Setijowarno menyatakan daerah dengan biaya distribusi BBM tinggi akan mendapat manfaat ekonomi lebih besar dari penggunaan kendaraan listrik. Contoh nyata adalah Kabupaten Asmat, Papua Selatan yang telah mengadopsi kendaraan listrik sejak 2007 karena tantangan distribusi BBM. Penyaluran insentif motor listrik sebaiknya merata untuk membangun pasar baru di luar Jawa dan mengurangi konsentrasi kendaraan di kota.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 20.15
Djoko Setijowarno Dorong Motor Listrik Nasional Masuk Wilayah Mineral
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 10.36
Menimbang Motor Listrik Nasional: Transisi Energi, Kemacetan, dan Keselamatan
Berita terkait
Alva-Gesits Dapat Lampu Hijau Insentif Motor Listrik, Airlangga: Anggarannya Sudah Ada
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 16.15
SiCepat Lirik Motor Listrik Nasional untuk Tekan Biaya Operasional Kurir
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 16.02
Indonesia Memiliki Kapabilitas Manufaktur Molinas
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.57
Bos Danantara Dorong DP Kredit Motor Listrik Nol Persen
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 09.48