Molinas Berpotensi Pangkas Subsidi BBM Rp 82,2 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329202/original/076201900_1787225462-IMG_6586.jpg)
Program Motor Listrik Nasional (Molinas) diproyeksikan menghemat subsidi BBM sebesar Rp 82,2 triliun pada periode 2027-2037 jika 11 juta unit motor listrik beroperasi pada 2037. Program ini juga dapat menciptakan nilai ekonomi Rp 150 triliun pada 2026-2031 serta menyerap 215.000 tenaga kerja di sektor manufaktur, komponen, baterai, dan infrastruktur pengisian daya. Pemerintah menargetkan kapasitas produksi Molinas 100.000 unit per tahun dengan TKDN minimal 40% yang ditargetkan naik ke 60%. Program ini diluncurkan pada 13 Agustus 2026 melalui kolaborasi BPI Danantara dan PT Len Industri. Molinas memiliki empat kriteria utama: TKDN di atas 60%, desain dan rekayasa dalam negeri, penggunaan baterai berbasis nikel, serta harga terjangkau. Penetrasi motor listrik di Indonesia masih rendah, hanya 229.554 unit per Desember 2025 dari total 145,25 juta unit motor konvensional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 16.21
Molinas Diproyeksi Pangkas Subsidi BBM Rp82,2 Triliun
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.31
Molinas Diprediksi Bisa Tekan Subsidi BBM hingga Rp82 T
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.11
Menkeu Purbaya Evaluasi FTA untuk Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 19.44
Purbaya Ungkap Insentif Motor Listrik Turun Jadi Rp3 Juta per Unit
Berita terkait
Rosan Ungkap Pangsa Motor Listrik di RI Baru 1 Persen
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 15.55
Menimbang Motor Listrik Nasional: Transisi Energi, Kemacetan, dan Keselamatan
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 10.36
Prabowo Siapkan Insentif 1 Juta Motor Listrik untuk Tekan Subsidi BBM
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 06.56
Prabowo Ingin Pangkas Besar-Besaran Subsidi BBM
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.28