Proyek Hunian Vertikal Kampung Bandan Masih Tunggu Izin Pemerintah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengungkapkan bahwa pembangunan hunian vertikal di Kampung Bandan, Jakarta Utara, belum dimulai karena masih menunggu proses administrasi dan perizinan dari pemerintah pusat dan daerah. Proyek ini merupakan bagian dari kerja sama strategis BTN dengan AlQilaa International Group dari Qatar untuk mengembangkan hingga 1 juta unit hunian vertikal di Indonesia, dengan fase awal target 50.000 unit dan investasi USD 2,5 miliar. BTN juga berkolaborasi dengan KAI dalam proykn ini.
Sementara itu, pembangunan hunian vertikal di Stasiun Manggarai baru saja dimulai dengan groundbreaking. Proyek ini direncanakan akan mencakup delapan tower, dengan fase awal membangun dua hingga tiga tower. Konstruksi diperkirakan membutuhkan waktu satu tahun hingga 1 tahun 3 bulan untuk fase awal.
BTN menyiapkan skema pembiayaan KPR dengan bunga sekitar 6 persen flat hingga lunas dan tenor maksimal 40 tahun. Harga hunian ditargetkan di bawah Rp 600 juta dengan nilai pembiayaan Rp 500-600 juta. Pendaftaran minat calon konsumen diperkirakan akan dibuka akhir Agustus 2026 setelah legalitas selesai.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 16.46
Rusunami TOD Manggarai Bisa Dicicil 40 Tahun dengan Bunga Flat 6 Persen
Berita terkait
Lahan KAI Kampung Bandan Disulap Qatar Jadi Mega Proyek Hunian Vertikal
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 15.30
Hunian Vertikal Manggarai Jadi Model Baru Penyediaan Rumah Terjangkau di Perkotaan
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 16.53
Pemerintah Bangun Delapan Menara Hunian Vertikal di Manggarai, Qodari: Kesempatan Baru bagi MBR Miliki Rumah
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 16.14
KAI Mulai Bangun Delapan Tower Rusun di Dekat Stasiun Manggarai buat MBR
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 15.58