Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Lahan KAI Kampung Bandan Disulap Qatar Jadi Mega Proyek Hunian Vertikal

Pemerintah Indonesia dan Qatar mengusulkan pengembangan hunian vertikal di lahan KAI Kampung Bandan, Jakarta. Proyek ini merupakan kolaborasi antara PT Kereta Api Indonesia (KAI), Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta investor Qatar, Al Qilaa International Group. Menteri PKP Maruarar Sirait menyatakan bahwa tim gabungan yang terdiri dari BPKP, BP BUMN, PT KAI, BPS, dan pihak Qatar telah terbentuk untuk mengawasi tata kelola proyek, termasuk pemanfaatan lahan, validasi data, dan skema investasi. Proyek ini mengadopsi konsep Transit Oriented Development (TOD) dan mendukung program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo Subianto.

Pada fase awal, 50.000 unit hunian vertikal akan dibangun di atas lahan KAI di Kampung Bandan. Hunian ini dirancang sebagai smart towers dengan fasilitas seperti sekolah, taman bermain, ruang komunal, dan sistem rumah pintar (smart home). Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan lanjutan dari kesepakatan investasi yang diluncurkan pada Juni 2026 untuk membangun satu juta unit hunian vertikal. Kesepakatan ditandatangani oleh Chairman Al Qilaa Global Group, Abdulaziz Al Thani, dan disaksikan oleh Ketua Satgas Perumahan Hashim S. Djojohadikusumo.

Proyek ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan perumahan, tetapi juga menciptakan ekosistem hunian berkelanjutan yang mendukung kualitas hidup penghunya. Abdulaziz Al Thani menekankan komitmen Qatar dalam mendukung program perumahan nasional Indonesia. Kolaborasi ini juga diharapkan memperkuat hubungan investasi antara kedua negara.

Berita terkait