Proyek PLTS 100 GW Butuh Rp 1.130 Triliun, Danantara Turun Tangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9332326/original/033265900_1787654263-Screenshot_20260825_160818_YouTube.jpg)
Proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) raksasa 100 GW di Indonesia membutuhkan investasi Rp 1.130 triliun, menurut BPI Danantara. Dana ini dibutuhkan untuk mempercepat transisi energi terbarukan dan ekonomi hijau. Danantara akan berperan sebagai investor utama, membantu membangun infrastruktur jaringan listrik (grid) dan transmisi yang mampu menampung energi surya. Proyek juga mendorong ekosistem industri pendukung seperti manufaktur kabel, inverter, dan solar PV. Penggunaan blended financing melalui Patriot Bond diharapkan mempermudah pendanaan proyek besar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 16.45
PLTS Pulau Sembur Siap Dukung Program PLTS 100 GWp
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 22.01
Presiden Prabowo Target PLTS 100 GWp Selesai Tiga Tahun, Investasi Rp1.140 T
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 20.26
Investasi Tahap Awal PLTS 100 GWp Capai Rp135 Triliun
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 22.36
Proyek PLTS 100 GWp Dimulai dari Bali, Prabowo tak Ingin Impor Minyak Lagi
Berita terkait
Prabowo Puji Kinerja Danantara: Pimpinannya Pantas Dapat Bintang Kehormatan
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 22.13
Swasta Tak Mau Bangun PLTS 100 GW, Pemerintah Siapkan Danantara Ambil Alih
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 20.30
Presiden Prabowo: Pimpinan Danantara Pantas Terima Bintang Kehormatan
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 16.11
Mega Proyek PLTS 100 GW Butuh Rp 1.140 T, Kurangi Emisi 140 Juta Ton CO2
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 15.37